Penolakan terhadap keputusan pemerintah yang dzolim kepada Guru, Nakes, Damkar, dan Satpol PP. Kepung Menpan RB
Angkasa Pura Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru 2025
Encang encing keluarga babe, Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, PT Angkasa Pura Indonesia (AP I) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Sebagai bentuk kesiapan, perusahaan telah mendirikan tiga posko terpadu yang akan memantau secara ketat operasional di seluruh bandara. Posko-posko ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi dan informasi, serta siap memberikan bantuan kepada penumpang yang membutuhkan.
Dengan adanya posko-posko ini, AP I berharap dapat meminimalisir kendala yang mungkin timbul akibat lonjakan penumpang. Beberapa layanan yang akan ditingkatkan antara lain pemeriksaan keamanan, ketersediaan fasilitas umum, serta informasi penerbangan yang lebih akurat.
PT Angkasa Pura Indonesia (AP I) telah menyiapkan tiga posko untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kargo selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Posko-posko ini akan beroperasi mulai 18 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional di 37 bandara yang dikelola oleh AP I dan memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang.
Tiga posko tersebut terdiri dari posko terpadu di kantor pusat PT Angkasa Pura Indonesia di Bandara Soekarno Hatta Terminal 1B dan dua posko monitoring data di Head Office IAC lantai 1 ruang Airport Operation Policy and Strategy Bandara Soekarno-Hatta. Posko tersebut akan memantau pergerakan penumpang dan kargo di 37 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia. Posko nasional kami di Terminal 1B akan fokus pada monitoring pelayanan di seluruh bandara, sedangkan Posko di AIC akan menangani pengelolaan informasi dan data operasional," ujar Wendo saat konferensi pers di Gedung InJourney Airport Center Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Selasa (17/12/2024).
@adr
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia
Radio Babe News - Tokoh Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat (27/5/2022). Buya Syafii menghembuskan napas terakhirnya di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Kabupaten Sleman di usia 86 tahun Ia dirawat sejak 14 Mei 2022 karena mengalami serangan jantung dan meninggal setelah dirawat sekitar 13 hari di rumah sakit. Sang Guru Bangsa itu dimakamkan di pemakaman Husnul Khotimah, Pedukuhan (dusun) Dukuh, Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY Yogyakarta.
Buya Syafii Maarif Lahir di Sumatera Barat Buya Syafii lahir di Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat pada 31 Mei 1935. Ia memulai pendidikan di Sekolah Rakyat di kota kelahirannya pada tahun 1942. Tak hanya di SR, Buya Syafii juga belajar di MI Muhammadiyah pada sore hari dan belajar mengaji di surau pada malamnya. Buya lulus SR pada tahun 1947 dan melanjutkan sekolah di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Balah Tengah, Lintau, Sumatera Barat. Ia baru ke sekolah di tahun 1950 karena alasan ekonomi.
Buya melanjutkan sekolah di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta dan lulu stahun 1956. Buya muda kemudian merantau dan mengabdi selama setahun di sekolah Muhammadiyah di Lombok Timur.
Profil dan Sepak Terjang Buya Syafii Maarif Pada tahun 1964, Buya meraih gelar Sarjana Muda dari Universitas Cokroaminoto. Empat tahun kemdian, ia memperoleh gelar sarjana dari IKIP Yogyakarta (sekarang Universitas Negeri Yogyakarta). Pada tahun 1979, ia mendapat gelar Master of Arts dari Ohio University, Amerika Serikat (AS). Lalu di tahun 1983, ia mendapatkan gelar doktoral dari University of Chicago, Amerika Serikat. Selama di Chicago, Buya secara intelektual dibimbing tokoh pembaharu Islam Fazlur Rahman. Ia juga terlibat diskusi intensif dengan Nurcholish Madjid dan Amien Rais yang belajar di tempat yang sama. Buya Syafii menjadi Guru Besar Ilmu Sejarah di Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) IKIP Yogyakarta (sekarang Fakultas Ilmu Sosial UNY).
Sumber : KOMPAS.com
Pagi Ini Pelabuhan Merak di Padati Pemudik Motor
Radio Babe News - Pemudik yang menggunakan sepeda motor memadati Pelabuhan Merak, Banten. Pemudik motor mulai memadati area pelabuhan sejak pukul 03.00 WIB.Semua dermaga kecuali dermaga eksekutif dipenuhi pemotor yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak. Pengelola pelabuhan menyiapkan tenda yang diperuntukkan bagi pemudik motor untuk antre masuk ke kapal. Tenda itu terletak di semua dermaga pelabuhan.
Semua tenda yang dikhususkan untuk sepeda motor itu dipenuhi pemudik, hingga pukul 05.15 WIB, situasi di Pelabuhan Merak masih dipadati pemudik motor yang hendak pulang kampung ke berbagai wilayah Sumatera.
Mendekati hari H Lebaran 2022, pemudik di Pelabuhan Merak terlihat semakin ramai. Pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal agar terhindar dari kemacetan saat puncak arus mudik yang diprediksi bakal terjadi H-3.
Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup
Selain dipenuhi pemudik motor, kondisi kantong parkir dermaga juga dipadati kendaraan pribadi yang hendak ke Sumatera. Polisi bahkan menerapkan sistem buka tutup jalan di jalur Cikuasa Atas arah Pelabuhan Merak.
"Pukul 04.00 lebih kami pihak kepolisian berlakukan sistem buka tutup jalan agar memperlancar lalu lintas ke Pelabuhan Merak. Tentunya kami butuh kerja sama dan pengertian masyarakat karena memang terus mengatur sehingga ada kantong-kantong parkir di Cikuasa Atas," kata Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, Kamis (28/4/2022).
sumber : news.detik.com
Pasca Gempa, Warga Panik Berlarian di RSUD Bantaeng, Sulawesi Selatan
Radio Babe News:- Setelah terjadinya bencana gempa di NTT, beredar video memperlihatkan kepanikan di RS Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Hal itu setelah terjadinya gempa Magnitudo 7,5 yang berpusat di Laut Flores, Selasa (14/12/2021).
Dalam video, terlihat warga di RS Bantaeng berlarian keluar dari gedung.
Sementara itu dalam siaran pers yang disiarkan Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. disampaikan bahwa gempa dengan magnitudo (M)7,4 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (14/12/2021), pukul 12.20 waktu setempat atau 10.20 WIB.
Masyarakat di beberapa kabupaten merasakan guncangan kuat gempa tersebut. Parameter gempa berada pada 112 km barat laut Kota Larantuka, NTT, dengan kedalaman 10 km.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB memantau kondisi pascagempa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa wilayah.
Laporan terkini pada pukul 11.28 WIB, guncangan kuat dirasakan warga Flores Timur. Mereka panik hingga berhamburan keluar rumah. Selain di Flores Timur, guncangan kuat juga dirasakan warga Sikka, Lembata dam Manggarai.
Kondisi masyarakat di Lembata sempat panik meskipun kondisi saat ini sudah kondusif.
Data dampak sementara di NTT, satu warga mengalami luka-luka di Kabupaten Manggarai.
Warga sudah mendapatkan pertolongan oleh petugas di lapangan.
Sumber: WARTAKOTAlive.com
Viral di Medsos, Polisi yang Tolak Laporan Korban Perampokan di ATM Pulogadung Dicopot dari Jabatan
Radio Babe News: Polisi yang tolak laporan warga terkait perampokan ATM di Pulogadung, Jakarta Timur dicopot dari jabatannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa Kapolres Metro Jakarta Timur sudah melaporkan insiden itu ke Kapolda Metro Jaya.
Saat ini, polisi bernama Aipda Rudi Pandjaitan itu tengah diperiksa oleh Divisi Propam Polda Metro Jaya usai informasi penolakan pelaporan viral di media sosial.
"Kemudian sekarang dilakukan pemeriksaan oleh Propam. Dan akan dilakukan sidang disiplin," ujar Zulpan dihubungi Senin (13/12/2021).
Rencananya Aipda Rudi akan jalani sidang disiplin pada Rabu (15/12/2021) mendatang.
Saat ini kata Zulpan, Aipda Rudi juga sudah dalam posisi non job. Ia dipindahkan dari Unit Serse Polsek Pulogadung ke Polres Metro Jakarta Timur.
"Kan jabatannya Unit Serse Pulogadung kemudian dipindahkan ke Polres Metro Jakarta Timur nonjob jadi Basium atau Bintara Seksi Umum itu dalam rangka pembinaan," tuturnya.
Zulpan memastikan bahwa pihak Polda Metro Jaya akan berbenah. Mereka akan menindak disiplin oknum-oknum polisi yang mencoreng nama kepolisian di masyarakat.
Sebelumnya seorang wanita kerampokan saat mengambil uang tunai di ATM Pulogadung, Jakarta Timur.
Saat melapor ke kepolisian, bukannya laporan diterima korban malah disuruh pulang ke rumah oleh pihak Polsek Pulogadung.
Korban juga merasa terlecehkan karena sempat diomeli Aipda Rudi karena kerampokan.
"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya 'lagian Ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot. Apalagi banyak potongan biaya admin juga, dengan nada bicara tinggi," sambungnya.
Sumber:WARTAKOTAlive.com
Dittipikor Polri Bakal Jadi Korps Pemberantas Korupsi,Punya Satga di Daerah
Radio Babe News: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal mengembangkan Direktorat Tindak Pidana Korupsi menjadi Korps Pemberantas (Kortas) Korupsi.
Ada tiga deputi yang bakal berada di Kortas Korupsi Polri tersebut.
"Yang jelas ada Deputi Penindakan, Penyelidikan, dan juga ada Deputi Pencegahan ya."
"Itu beberapa deputi yang ada nanti di dalam Kortas itu sendiri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/12/2021).
Namun, Rusdi menyampaikan keputusan itu belum final.
Menurutnya, bisa jadi jumlah deputi yang berada di Kortas Korupsi itu lebih dari tiga.
Sebab, kata Rusdi, pihaknya masih terus melakukan proses pengembangan dan penggodokan terkait rencana tersebut.
"Detailnya itu nanti setelah itu disahkan semua, masih dalam proses semua."
"Tinggal disahkan, mudah-mudahan tidak berapa lama bisa diwujudkan Kortas Tipikor di Polri," jelasnya.
Rusdi menyebut alasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Kortas Korupsi, lantaran tindak pidana korupsi semakin besar.
Sumber:WARTAKOTAlive.com
Soal Hoaks Covid-19 Omicron,Polisi Belom Ada Rencana Periksa Kepala Dinas Bekasi
Radio Babe News: BEKASI - Polisi belum berencana memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi terkait informasi hoaks varian baru Covid-19 Omicron.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa pernyataan ditemukannya varian baru Omicron di Kabupaten Bekasi itu sudah diluruskan.
Dimana pihak Dinas Kesehatan sudah meminta maaf dan mengklarifikasi informasi tersebut.
"Saya rasa sudah diklarifikasi itu ya, sudah diklarifikasi sama Dinas Kesehatan Bekasi maupun dari Satgas Covid. Jadi saya rasa kesalahpahaman aja itu," kata Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/12/2021).
Sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengklaim telah menemukan empat warga yang terpapar virus Covid-19 varian Omicron.
Disebutkan pemeriksaan sample telah dilakukan di Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti.
Namun pernyataan tersebut dibantah oleh Kementerian Kesehatan RI.
Sumber:WARTAKOTAlive.com
Ariza Imbau Buruh Bersabar,Jangan Demo Terus,karena Pemerintah Sedang Godok Formula UMP Terbaik
Radio Babe News: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menunggu hasil revisi pemerintah pusat terkait surat perubahan formula Upah Minimum Provinsi (UMP).
Orang nomor dua di Ibu Kota mengatakan bahwa formula penetapan UMP tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) bukan Pemerintah Daerah (Pemda) atau Pemprov.
"Kami menunggu, mudah-mudahan ada respons yang baik. Tentu pemerintah pusat juga punya banyak pertimbangan yang harus kita dengarkan juga. Prinsipnya kami memahami apa yang menjadi keinginan buruh, juga para pengusaha, pemerintah dan juga kepentingan masyarakat Jakarta," jelas Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/21).
Ia juga mengatakan bahwa setiap kebijakan ada batasan dan aturannya masing-masing.
Demikian, dengan Pemprov DKI, ada regulasinya dan aturannya diantaranya PP 36 Tahun 2021 harus dipatuhi.
"Selama PP-nya belum diubah kami tidak boleh melanggar, kita kan harus patuh dan taat terhadap aturan. Regulasinya begitu dan memang kta harus menunggu perbaiki dari regulasi itu," tutupnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2022 sebagai salah satu upaya peningkatan kesejahteraan para pekerja/buruh di Ibu Kota.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 merupakan hasil perundingan dan perumusan bersama antara Dewan Pengupahan, Buruh, dan pengusaha.
Pria yang karib disapa Ariza ini juga menegaskan, UMP tersebut telah sesuai dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
"UMP sudah dibahas, dirundingkan, dirumuskan bersama antara di Dewan Pengupahan antara Pemprov DKI Jakarta, buruh, pengusaha untuk mempertimbangkan banyak kepentingan termasuk juga disesuaikan dengan regulasi yang ada dan UU Cipta Kerja yang ada," ucap Ariza, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/11/21).
Narasumber:WARTAKOTAlive.com
Transformasi Digital Meningkat Pesat di Masa Pandemi Covid-19, jadi Peluang Besar Bagi Pelaku Usaha?
Radio Babe News: Kini, pergeseran perilaku masyarakat ke dunia digital di masa pandemi Covid-19 makin nampak.
Transformasi digital, bisa menjadi jawaban bagi masyarakat yang tengah membuka usaha di masa pandemi Covid-19.
Ya, pergeseran perilakuini bernama adopsi teknologi, dimana masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya saat ini melalui digital.
Segala aktivitas, bahkan yang paling esensial, berangsur menjadi serba daring.
Mulai dari pembelajaran jarak jauh, bekerja dari rumah (work from home), meeting pekerjaan via video conference, belanja lewat e-commerce, hingga berolahraga secara virtual.
Maka, mau tak mau, internet menjadi starter kit wajib bagi semua orang saat ini.
Faktanya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, 78,18 persen rumah tangga di Indonesia menggunakan internet pada tahun 2020.
Jumlah itu meningkat 4,43 poin dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebesar 73,75 persen.
Data Bank Indonesia mencatat, jumlah transaksi jual beli di platform e-commerce meningkat hampir dua kali lipat di tahun 2020.
Narasumber:WARTAKOTAlive.com
Elektabilitas Anies Baswedan di Posisi Puncak Menurut Survei, Sandiago Uno Poisisi 2
Radio Babe News: Berdasarkan survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO), elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduduki posisi puncak dengan mendulang suara 21.3 persen.
Sementara itu secara mengejutkan elektabilitas Menparekraf Sandiaga Uno bertengger di posisi kedua dengan 13.8 persen, menggeser beberapa nama top survei yang selama ini dirilis, seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Adapun elektabilitas Ganjar Pranowo menurut hasil survei IPO berada di posisi berada di urutan ke-3 dengan 11,6 persen.
Sementara itu elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berada di urutan ke-6 dengan angka keterpilihan 7,5 persen.
Elektabilitas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menguat dan mendekati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang konsisten berada di 5 besar tokoh nasional populer.
Berdasarkan survei terbaru IPO, Zulhas menempati urutan 7 dengan angka 4,2 persen, tepat di bawah Ridwan Kamil dengan angka keterpilihan 7,5 persen di urutan 6.
Sedangkan elite PDIP yang menjabat sebagai Ketua DPR RI Puan Maharani memperoleh 2,9 persen.
Survei IPO dilakukan pada periode 29 November-2 Desember 2021.
Pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS), dan melibatkan 1.200 responden. Sampling error dalam survei ini sebesar 2,50 persen.
Narasumber:WARTAKOTALive.com
Aturan Pengangkatan Jadi ASN Polri Terbit, Mantan Pegawain KPK Harus Ikut Seleksi Kompetensi
Radio Babe News: Polri akhirnya menerbitkan aturan pengangkatan 57 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi aparatur sippil negara (ASN).
Hal itu tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 15 Tahun 2021.
Aturan tersebut diterbitkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 29 November 2021.
Aturan tersebut pun telah diundangkan sehari setelahnya, atau pada 30 November 2021 oleh Kemenkumham.
Isinya berkaitan tentang pengangkatan khusus 57 eks Pegawai KPK menjadi pegawai ASN di lingkungan Polri.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Menurutnya, aturan itu kini telah tercatat di lembar negara oleh Kemenkumham.
"Betul, sudah keluar Perpol dan sudah tercatat dalam lembar negara oleh Kemenkumham," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (3/12/2021).
Dedi menerangkan, pengangkatan Novel Baswedan Cs kini hanya tinggal menunggu proses sosialisasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Proses selanjutnya akan dilaksanakan sosialisasi dan bersama BKN untuk proses kepegawaiannya."
Sumber:WARTAKOTALive.com
Diajak Konsultasi, Komisi II DPR Minta KPU dan Pemerintah Sepakati Dulu Jadwal Pemilu 2024
Radio Babe New : KPU menyurati DPR untuk berkonsultasi dengan komisi II, membahas peraturan KPU (PKPU) tentang jadwal Pemilu 2024, dalam rapat dengar pendapat (RDP).
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus mengatakan, Komisi II belum memiliki agenda mengakomodir permintaan dari KPU, karena belum ada kesepakatan jadwal antara KPU dan pemerintah.
Menurutnya, sampai detik ini belum ada kesepakatan resmi antara pemerintah dan KPU.
"Sesuai agenda ketika kita buat jadwal kegiatan selama masa sidang, makanya tidak dimasukkan agenda RDP dengan KPU, baik mengenai tanggal maupun tahapan-tahapan," kata Guspardi saat dikonfirmasi, Kamis (2/12/2021).
“Tanggal 7 Desember kita sudah paripurna, sampai saat ini belum ada agenda yang diubah pimpinan komisi untuk mengakomodir surat dari KPU yang disampaikan kepada Sekjen."
"Soal KPU mengajukan surat, itu enggak ada masalah, cuma DPR sendiri akan segera memasuki masa tutup masa sidang tanggal 16 Desember,” imbuhnya.
Legislator asal Sumatera Barat itu berharap, pemerintah dan KPU bisa segera mencapai kata sepakat soal tanggal Pemilu 2024.
Menurutnya, semakin cepat tanggal ditetapkan, maka semakin panjang waktu bagi KPU untuk menyiapkan Pemilu.
"Kami tergantung kesepakatakan pemerintah bersama KPU.
"Persoalan itu kan harus diputuskan oleh dua institusi itu, bukan DPR."
Sumber :https://wartakota.tribunnews.com
Ikuti Seruan HRS, Reuni 212 Tetap Digelar di Kawasan Monas,Selamet Maarif: Tak Perlu izin Polisi
Radio Babe News: Jelang 2 Desember 2021, pembicaraan mengenai reuni 212 makin santer berembus.
Beredar sejumlah spekulasi mengenai lokasi pelaksanaan reuni 212.
Sempat tak diberi izin menggelar reuni di kawasan Monas, acara dipindahkan ke Masjid Az-Zikra di Bogor, Jawa Barat.
Namun, kabarnya, polisi juga tidak mengeluarkan izin rekomendasi terhadap acara tersebut.
Kemudian, muncul lagi rencana gelaran Aksi Reuni 212 di sekitar Patung Kuda, dekat dengan Monumen Nasional (Monas)
Aksi ini menjawab seruan dari Habib Rizieq Shihab yang sebelumnya viral di media sosial.
Menurut rencana, acara sedianya akan digelar di dua tempat, yakni kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, kemudian dilanjutkan di Masjid Az Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor.
Steering Committee Reuni 212 Slamet Maarif mengatakan, acara di Jakarta tidak perlu mendapatkan izin dari polisi.
Sebab, menurut Slamet, hal itu merujuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan pendapat di Muka umum.
"Cukup pemberitahuan, bukan izin, dan itu koordinator lapangan sudah melayangkan ke Polda Metro Jaya," ujar Slamet, Rabu (1/12/2021).
Sumber:WartaKota.com
Batal Digelar di Monas-patung Kuda,Wagub DKI Apresiasi Lokasi Reuni PA 212 Diubah ke Sentul Bogor
Radio Babe News :Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengapresiasi keputusan panitia reuni akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang mengubah lokasi pertemuan dari Monas, Jakarta Pusat menjadi Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Kamis, (2/12/2021) mendatang.
Pasalnya, menggelar acara di kawasan Monas dinilai tidak memungkinkan karena tempat wisata itu masih ditutup akibat pandemi Covid-19.
"Alhamdulillah informasi yang kami terima teman-teman itu akan diadakan di Masjid Az-Zikra di tempat almarhum Ustaz Arifin Ilham," ujar Ariza di Balai Kota DKI pada Senin (29/11/2021) malam.
Ariza mengatakan, acara diubah di Masjid Az-Zikra sekaligus untuk mendoakan almarhum Ust Ameer Azzikra, putra alm KH M Arifin Ilham yang wafat karena sakit pada Senin (29/11/2021).
Politisi Gerindra ini menghargai keputusan itu dan mengajak masyarakat mendoakan almarhum agar diberikan tempat yang layak di sisi-Nya.
"Tentu kita semua turut berduka cita dan kita berikan doa bagi Ustad Ameer," ucap mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.
Menurutnya, keputusan panitia reuni sangat tepat karena di sana ada masjid besar yang ditunjang oleh tempat yang luas.
Keputusan itu juga didasari oleh pertimbangan beberapa ulama yang ingin mengadakan reuni sekaligus menggelar doa bersama untuk sosok almarhum Ustad Ameer.
"Inilah kelebihan dari pada teman-teman ulama alumni 212 yang merespon keinginan alumni untuk berkumpul, tapi juga mengambil keputusan yang sangat baik dan sangat bijak. Tidak diselenggarakan di tengah kota yang masih ramai dan tidak mengganggu ketertiban umum," katanya.
sumber : wartakota live
SK Mutasi Kemenkumham Disorot,Sejumlah Nama yang Sempat 'Bermasalah' Tempati jabatan Baru
Radio Babe News Direktur Eksekutif Indonesian Club, Gigih Guntoro menyoroti Surat Keputusan (SK) Mutasi para pegawai di lingkungan kerja Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Dirinya menilai, ada sejumlah 'kejanggalan' dalam surat dengan nomor SEK-41.KP.03.03 tahun 2021 yang ditandatangani oleh Sekjen Komjen Pol Andap Budi Revianto dan diterbitkan pada 22 November lalu.
Gigih Guntoro mempertanyakan adanya pegawai yang dinilainya pernah 'bermasalah' namun mendapatkan posisi baru, sesuai dengan SK Mutasi itu.
Di SK yang baru ini juga masih ada orang yang bermasalah mendapatkan posisi, hal itulah yang menguatkan kami, bahwa ada praktek tidak sehat dalam proses pembuatan SK tersebut," Gigih melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/11/2021).
Gigih mencontohkan, dalam SK tersebut, ada sosok AS yang mendapatkan jabatan sebagai kepala seksi di Lapas Cipinang setelah sebelumnya menjadi pelaksana pada Kantor Wilayah Kemenkumham Banten.
Padahal, menurut dia, AS pernah terlibat dalam aksi jual beli jabatan sebagai orang pemilik rekening atas pengiriman uang yang mencapai miliaran rupiah.
Bahkan, Gigih menyebut AS sudah mendapatkan sanksi dari kementerian atas tindakan yang dilakukan itu.
Hanya saja, ia belum tahu lebih lanjut apakah sanksi tersebut sudah berakhir atau belum.
"Yang bersangkutan memang sudah mendapatkan punishment dari kementrian, kalo tidak salah selama 3 tahun tidak boleh mendapatkan promosi jabatan dan nonjob. Karena itu coba dikonfirmasi kembali ke kementrian saja," ungkap Gigih.
Selain AS, Gigih juga menyebut ada 'kejanggalan' lain dalam SK Mutasi itu.