Bekasi, 16 Juli 2026 – Kementerian Sosial (Kemensos) mendukung percepatan pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dengan mendorong para penerima bantuan sosial (bansos) untuk menjadi anggota sekaligus pelaku usaha di koperasi tersebut.
Dukungan tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurut Gus Ipul, selain menjadi anggota koperasi, para penerima manfaat juga diharapkan dapat memasarkan hasil usaha atau produk mereka melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kemensos juga membuka peluang agar penyaluran bantuan sosial, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), ke depan dapat dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak hanya dapat mengambil bantuan, tetapi juga langsung memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui koperasi.
Saat ini, Kemensos bersama Kementerian Koperasi masih melakukan uji coba di sejumlah daerah. Penyaluran bansos melalui koperasi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, layanan perbankan Himbara, serta operasional koperasi di lapangan.
Pemerintah berharap kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mempermudah akses penerima manfaat dalam memperoleh bantuan sosial dan kebutuhan pokok.
Sumber: detik.com






