✨ Tips Babe: Diet Sehat Tanpa Lapar! ✨




Diet bukan berarti menyiksa diri dengan menahan lapar. Kunci hidup sehat adalah mengatur pola makan yang seimbang, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan tetap aktif bergerak setiap hari. 💪🥗

Yuk mulai dari langkah sederhana:

🥦 Perbanyak sayur dan buah

💧 Cukupi kebutuhan air putih

🍗 Konsumsi protein yang cukup

🍚 Pilih karbohidrat kompleks

⏰ Makan teratur dan sesuai porsi

🚶‍♀️ Imbangi dengan aktivitas fisik

😴 Tidur cukup dan kelola stres



Ingat, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan hasil yang lebih baik untuk kesehatan jangka panjang. 🌿✨


#TipsBabe #DietSehat #GayaHidupSehat #PolaMakanSehat #HidupSeimbang #Kesehatan #RadioBabe

Share:

Dadan Eks Ketua BGN Jadi Tersangka Korupsi, Mahfud MD

Bekasi, 04 Juni 2026 -


Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam perkara yang sama, mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan setelah ketiganya dicopot dari jabatannya oleh Prabowo Subianto. Kejagung menyebut para tersangka diduga terlibat dalam penyimpangan tata kelola program MBG dan dijerat dengan ketentuan pidana korupsi yang berlaku.

Sementara itu, pakar hukum tata negara Mahfud MD mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan respons pemerintah terhadap berbagai kritik yang berkembang terkait kepemimpinan dan tata kelola di BGN.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan oleh Kejaksaan Agung untuk mengungkap lebih lanjut dugaan penyimpangan serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.


Sumber : tribunjakarta.com

Editor : rey

Share:

IHSG Anjlok 4,11 Persen, Pengamat Nilai Pasar Alami Krisis Kepercayaan


Bekasi, 04 Juni 2026 - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan dengan penurunan 4,11 persen atau 254,360 poin ke level 5.941,066. Sepanjang perdagangan, IHSG bahkan sempat menyentuh posisi terendah harian di level 5.841,996.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai pelemahan IHSG tidak hanya dipengaruhi sentimen global, seperti meningkatnya tensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak dunia, tetapi juga dipicu sejumlah faktor domestik yang belum menemukan kepastian.

Menurut Hendra, pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kekhawatiran terhadap implementasi kebijakan ekspor satu pintu, serta berlanjutnya arus keluar modal asing menjadi faktor utama yang menekan pasar domestik. Kondisi ini terjadi di tengah mayoritas bursa saham Asia yang justru mencatat penguatan.

Ia menilai pasar lebih mempertimbangkan persepsi risiko dan prospek ekonomi ke depan dibandingkan pernyataan optimistis. Kesenjangan antara narasi fundamental ekonomi yang dinilai kuat dengan realitas pasar, seperti pelemahan rupiah, buruknya kinerja IHSG sepanjang 2026, dan aksi jual investor asing, disebut turut memengaruhi kepercayaan pelaku pasar.

Data perdagangan menunjukkan investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sekitar Rp864 miliar pada perdagangan Rabu. Sementara secara akumulatif sejak awal tahun, dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia tercatat telah mencapai sekitar Rp67 triliun.


Pengamat menilai kepercayaan investor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan. Ketidakpastian kebijakan dan meningkatnya risiko ekonomi dapat mendorong investor untuk menahan investasi atau mengalihkan modal ke negara lain yang dinilai lebih stabil.


Sumber : Kompas.com

Editor : Rey

Share:

Berita Populer